Rabu, 29 Mei 2013

Pertemuan Pertama




Kamu datang begitu saja, tanpa pernah ada perkenalan yang berarti, apalagi resmi, tanpa ada kata “hai” keluar dari mulutmu. Semua hanya berjalan begitu saja, seperti setiap detik yang berlalu begitu saja, pernahkah kamu menganggapnya begitu sia-sia?

Pertemuan pertama kita penuh dengan canda tawa, gurauan garing dan monoton yang sebenarnya sudah berkali-kali kita ungkit dalam pesan singkat. Namun entah mengapa semuanya begitu berbeda ketika diulangi saat kita bersama.

Jika kamu bertanya, bagaimana kesan pertamaku saat pertama bertemu denganmu, jawabanku adalah biasa-biasa saja. Walaupun langit malam itu cerah, ditambah gemerlapan kembang api yang indah seharusnya bisa membuat semua itu menjadi tidak biasa, tapi entah mengapa aku hanya akan mengatakan hal yang saja.

Dan jika kamu bertanya, mengapa biasa-biasa saja sedang ini adalah pertemuan pertama kita, maka aku akan menjawab karena tidak ada sesuatu yang datang dengan begitu saja di dunia ini. 

Sebuah simpul tergambar jelas di wajahmu, tentu saja saat itu kamu tersenyum. Entah apa objek yang sedang terjaring dipikiranmu, namun yang terlihat jelas adalah kamu sedang bahagia.

Berapa lama kita bertatap? berapa lama kita berbicara? berapa lama kita saling mengamati? pastilah tidak begitu lama, karena akhirnya pertemuan itu berakhir. Saling melambaikan tangan sebagai isyarat perpisahan untunk pertemuan kita berikutnya.

Tidak ada komentar: