Rabu, 29 Mei 2013
Kertas Kelam
Dalam gelap seperti malam lalu
Kertas kelam membelenggu
Pena menari seirama jemariku
Seseorang datang membuka pintu
Buatku termangu
Berpaling dari kertas kelam itu
Menatap penuh ambigu
Semburat senyum menyayat kalbu,
pilu..
Tulisan yang tergores di kertas kelam itu,
Apa kau ingin tahu?
Mengapa di kertas itu?
Tentu saja
karena itu puisi kelamku
Sekelam waktu penantian ini
Sekelam langkah lelah membuatmu mengerti
Sekelam asa yang perlahan mati
Sekelam cinta yang seolah fiksi
Sinarmu tak terjamah mentari
Ucapmu hanya selalu tak mengerti
Penjelasan hanya menjadi kontradiksi
Karena kau begitu rumit dan tinggi hati
Mengertilah, banyak hal beroposisi
nb: poerty pertama yang aku publish ke blog ini :) hasil dari tugas bahasa indonesia yang nyuruh bikin puisi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar